Komposisi Gizi Seimbang dalam Satu Porsi MPASI

Cara menyusun MPASI bergizi seimbang: proporsi karbohidrat, protein, dan lemak dalam satu porsi, serta mengapa protein hewani perlu diutamakan.

Tim Zayyan 1 menit baca Bayi · 6 Bulan
Komposisi Gizi Seimbang dalam Satu Porsi MPASI

MPASI yang baik bukan hanya soal jumlah, tetapi juga keseimbangan gizi dalam setiap porsinya. WHO dan IDAI menganjurkan MPASI yang “adekuat” — memuat karbohidrat, protein (terutama hewani), lemak sehat, serta sayur dan buah. Memahami proporsinya membantu Bunda menyusun menu yang padat gizi tanpa perlu resep rumit.

Proporsi makronutrien

Secara umum, energi dalam MPASI sebaiknya berasal dari:

  • Karbohidrat: sekitar 35–60% — sumber tenaga utama, misalnya nasi, kentang, ubi, jagung, atau oat.
  • Protein: sekitar 10–15% — bahan pembangun tubuh, utamakan protein hewani seperti telur, ikan, ayam, hati, dan daging.
  • Lemak: sekitar 30–45% — sumber energi padat sekaligus pendukung perkembangan otak, dari minyak, santan, mentega tawar, atau alpukat.

Sisanya dilengkapi sayur dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat.

Mengapa protein hewani diutamakan

Setelah usia 6 bulan, cadangan zat besi bayi mulai menipis sementara kebutuhannya melonjak. Protein hewani — khususnya hati, daging merah, dan ikan — mengandung zat besi yang lebih mudah diserap tubuh dibandingkan sumber nabati. Karena itu, dalam konsep “isi piring” MPASI, protein hewani sebaiknya hadir setiap kali makan, bukan sekadar pelengkap.

Jangan lupakan lemak

Lemak sering dianggap “tidak sehat” untuk orang dewasa, tetapi bagi bayi justru sangat penting. Menambahkan sedikit minyak, santan, atau mentega tawar ke dalam bubur atau tim meningkatkan kepadatan energi sehingga si kecil kenyang bergizi meski porsinya kecil.

Contoh isi piring seimbang

  • 6–8 bulan: bubur saring nasi + hati ayam lumat + labu kuning + sedikit minyak kelapa.
  • 9–11 bulan: nasi tim cincang + ikan suwir + wortel + brokoli + tetesan minyak zaitun.
  • 12–23 bulan: nasi lembek + telur/daging + tumis sayur + buah potong sebagai camilan.

Variasikan bahan dari hari ke hari agar si kecil mengenal beragam rasa dan tekstur. Untuk memperkirakan takaran per usia, gunakan Panduan MPASI.

Prinsip gizi pada artikel ini mengacu pada panduan umum kesehatan masyarakat WHO dan IDAI.

Catat perjalanan si kecil

Aplikasi Zayyan membantu Bunda mencatat menyusui, tidur, dan tumbuh kembang di satu tempat yang tenang.

Artikel terkait

Lemak Sehat: Nutrisi Penting untuk Otak Bayi
Bayi · 6 Bulan

Lemak Sehat: Nutrisi Penting untuk Otak Bayi

Mengapa lemak tidak dibatasi pada anak di bawah 2 tahun, perannya bagi perkembangan otak, dan sumber lemak sehat yang mudah ditambahkan ke MPASI.

1 menit baca

Porsi dan Jadwal MPASI Sesuai Usia Bayi
Bayi · 6 Bulan

Porsi dan Jadwal MPASI Sesuai Usia Bayi

Panduan praktis frekuensi makan, perkiraan jumlah, dan tekstur MPASI dari usia 6–8, 9–11, hingga 12–23 bulan mengikuti rekomendasi WHO dan IDAI.

2 menit baca