Porsi dan Jadwal MPASI Sesuai Usia Bayi

Panduan praktis frekuensi makan, perkiraan jumlah, dan tekstur MPASI dari usia 6–8, 9–11, hingga 12–23 bulan mengikuti rekomendasi WHO dan IDAI.

Tim Zayyan 2 menit baca Bayi · 6 Bulan
Porsi dan Jadwal MPASI Sesuai Usia Bayi

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul di awal MPASI adalah: berapa banyak dan seberapa sering si kecil perlu makan? Kebutuhan ini berubah seiring bertambahnya usia. Semakin besar bayi, semakin banyak energi yang perlu dilengkapi dari makanan padat karena ASI saja tidak lagi mencukupi. Berikut gambaran umum yang bisa Bunda jadikan pegangan, mengikuti panduan WHO dan IDAI.

Usia 6–8 bulan

Ini masa perkenalan. MPASI diberikan 2–3 kali makan utama per hari, ditambah 1–2 kali camilan bila bayi masih ingin. Dari sisi jumlah, mulailah dari beberapa sendok makan lalu naikkan bertahap hingga sekitar setengah mangkuk kecil (125 ml). Perkiraan energi dari MPASI sekitar 200 kkal per hari. Teksturnya lumat atau saring (puree) yang kental, bukan cair.

Usia 9–11 bulan

Bayi mulai lebih terampil makan. Berikan 3–4 kali makan utama plus 1–2 camilan. Porsinya naik menjadi sekitar setengah mangkuk 250 ml, dengan tambahan energi dari MPASI sekitar 300 kkal per hari. Tekstur dinaikkan menjadi cincang halus dan mulai perkenalkan finger food — makanan yang bisa digenggam sendiri untuk melatih kemandirian dan koordinasi.

Usia 12–23 bulan

Si kecil kini bisa ikut menikmati makanan keluarga dengan bumbu yang diminimalkan. Frekuensinya 3–4 kali makan utama dan 1–2 camilan bergizi. Porsinya sekitar tiga perempat hingga satu mangkuk penuh (250 ml), setara sekitar 550 kkal per hari dari makanan. Teksturnya potongan kecil yang lunak sesuai kemampuan mengunyahnya.

Membaca sinyal, bukan sekadar angka

Angka-angka di atas adalah perkiraan, bukan target kaku. Sebagian bayi makan lebih banyak, sebagian lebih sedikit, dan itu wajar. Yang lebih penting adalah:

  • Berikan makan dengan responsif — berhenti saat si kecil menunjukkan tanda kenyang.
  • Utamakan kepadatan gizi daripada volume: satu porsi kecil yang kaya protein hewani dan lemak lebih berharga daripada semangkuk bubur encer.
  • Teruskan ASI hingga usia 2 tahun sebagai pendamping.

Untuk memperkirakan takaran harian dengan cepat, Bunda bisa membuka Panduan MPASI, dan pantau apakah pertumbuhannya sehat lewat Grafik Pertumbuhan. Bila berat badan tidak naik dua bulan berturut-turut atau si kecil terus menolak makan, konsultasikan ke Posyandu, Puskesmas, atau dokter anak.

Prinsip gizi pada artikel ini mengacu pada panduan umum kesehatan masyarakat WHO dan IDAI.

Catat perjalanan si kecil

Aplikasi Zayyan membantu Bunda mencatat menyusui, tidur, dan tumbuh kembang di satu tempat yang tenang.

Artikel terkait

Lemak Sehat: Nutrisi Penting untuk Otak Bayi
Bayi · 6 Bulan

Lemak Sehat: Nutrisi Penting untuk Otak Bayi

Mengapa lemak tidak dibatasi pada anak di bawah 2 tahun, perannya bagi perkembangan otak, dan sumber lemak sehat yang mudah ditambahkan ke MPASI.

1 menit baca

Komposisi Gizi Seimbang dalam Satu Porsi MPASI
Bayi · 6 Bulan

Komposisi Gizi Seimbang dalam Satu Porsi MPASI

Cara menyusun MPASI bergizi seimbang: proporsi karbohidrat, protein, dan lemak dalam satu porsi, serta mengapa protein hewani perlu diutamakan.

1 menit baca